Q & A With Donita

Dibalik majunya nama sebuah brand, peranan seorang muse atau ambassador adalah salah satu factor penting. Donita akan bercerita tentang hidup, karir, dan pengalaman panjangnya selama 5 tahun menjadi ambassador sebuah brand jewellery ternama di Jakarta.

 

S : Hi Donita, lagi sibuk apa sekarang?

D :  Rencananya sih sekarang lagi mau ngajar lagi, sambil menunggu kemungkinan setelah anakku sudah umur 1 tahun ½  aku akan kembali main sinetron. Ada beberapa rencana untuk bikin bisnis barengan sama teman teman juga.

 

S : Oh, kami baru tau kalau kamu ngajar loh. Kamu ngajar dimana, dan mengajar bagian apa? Seni atau pendidikan formal?

D : Pendidikan formal sih, sebenarnya sebelum aku menikah juga aku sudah pernah ngajar, tapi setelah baru banget punya baby, aku vakum dulu. Ada sekolah, namanya sekolah Bisa. Sekolah itu adalah hasil CSR dari kerjasama beberapa perusahaan dan Universitas. Disana, mahasiswa-mahasiswa dan aku salah satunya mengajar anak anak yang kurang mampu. Pendidikan formal dasar seperti matematika atau bahkan seperti anak anak DKV juga mengajar pendidikan mengolah limbah sampah, yang hasilnya nanti bisa dijadikan barang-barang yang lebih valuable sehingga bisa di jual.

 

S : wah, itu cerita inspiratif banget loh. kok kamu bisa milih ngajar  sebagai salah satu bentuk kepedulian kamu? Kalau beberapa artis lain kan biasanya yah nyumbang dana atau uang aja.

D : Dulu sih cita cita aku memang mau jadi guru loh. ha..ha…ha, selain itu aku juga suka banget sama anak anak. Justru bersama mereka aku jadi bisa lebih banyak bersyukur dengan apa yang aku dapatkan sekarang. Mengajar mereka langsung juga membuat aku lebih belajar lagi tentang arti bersyukur dalam hidup.

 

S : wah, nice word don… so, sekarang kamu sudah 5 tahun ya jadi muse nya Swan Jewellery. Ada kecenderungan bahwa diamond jewellery selalu identik dengan kaum sosialita, dan gaya hidup yang glamour atau hedon. Nah, selama 5 tahun ini kamu jadi muse Swan Jewellery, bagaimana kamu menyikapi hal ini?

D : Kalau aku pada dasarnya kenal perhiasan berlian sudah sejak kecil. Dulu mama ku sering banget beliin aku anting atau perhiasan lain. Cuma waktu kecil kan aku gak ngerti, jadi suka ngilangin perhiasan yang aku pakai ha..ha..ha. Kalau menurut aku sih tergantung penggunaannya dan kapan digunakannya. Kalau tempatnya tepat sih menurut aku gak masalah. Lagupula perhiasan berlian selalu bisa membuat perempuan merasa cantik dan percaya diri ketika menggunakannya, walau bukan perhiasan yang super size. Dan perhiasan berlian itu bisa menjadi salah satu barang investasi.

 

S :  Jadi kamu pun sering berinvestasi di perhiasan berlian?

D : oh iya dong. Sejak dulu mama ku pun mengajarkan pendidikan investasi lewat emas dan berlian. Apalagi kalau kita bisa memilih berlian yang bagus, seperti misalnya solitaire. Jadi perhiasan berlian memang bukan sekedar perhiasan aksesoris saja, ada keuntungan lainnya yang bisa kita dapatkan.

Awalnya suamiku pun bingung, kenapa sih perempuan suka banget sama perhiasan berlian. Setelah aku jelaskan, dia akhirnya pun mengerti dan setuju sama pendapat aku.

 

S : Kamu pasti tahu kan Don, kalau artis itu atau public figure juga ada tingkatannya. Ada yang senior, atau pendatang baru. Dan mereka pasti berlomba lomba untuk memberikan penampilan yang terbaik. Tidak jarang beberapa dari mereka membeli perhiasan berlian di tempat yang bahkan mungkin tidak memiliki ijin atau sertifikasi penjual berlian resmi. Kira kira apa tips kamu untuk

D : Kalau aku sih sudah jelas yang pertama kali wajib diperhatikan adalah tempat dimana kita membeli berlian tersebut. Aku pernah membeli perhiasan di sebuah toko perhiasan yang cukup besar, tapi ternyata berlian yang aku beli itu gak bisa di jual kembali. Aku coba cek value nya di toko lain, dan ternyata yang di hitung itu hanya emas nya saja. Sejak saat itu aku termasuk cukup teliti memilih tempat untuk membeli perhiasan berlian yang bisa dipercaya.

 

S : Selain tempat?

D : Colournya tentu menjadi salah satu pertimbangan penting. Kalau pertimbangan investasi, perhiasan berlian yang oke menurut aku minimal harus F colour. Kejernihan dan potongannya juga harus di cek. Kita bisa belajar dan mencoba melihat menggunakan alat pengecek berlian di tempat kita beli.

S : Kamu sendiri punya tempat favorit untuk beli perhiasan berlian?

D : Di Swan lah ha..ha…ha. Serius deh, aku juga bukan tipikal orang yang cuek aja sama reputasi brand dimana aku menjadi ambassadornya. Contohnya gini, manajer aku sama temennya juga kan beli perhiasan di Swan Jewellery, lalu mereka pergi ke Mesir. Lalu mereka ditanya sama salah satu penjual berlian disana, mereka beli perhiasan berlian dimana. Padahal yang mereka gunakan itu Gift Collection dari Swan jewellery yang simple dan gak terlalu besar. Tapi menurut orang disana, berliannya memiliki colour yang bagus dan buatannya rapih.

 

S : Untuk jadi ambassador sebuah perusahaan selama 5 tahun itu bukan waktu yang sebentar ya Don. Dan pastinya ada beberapa perusahaan atau brand lain yang menawarkan kamu untuk jadi Ambassador nya mereka. Kenapa kamu masih memilih Swan Jewellery?

D : Kalau menurut aku Swan itu sudah bukan lagi sekedar sebuah brand perusahaan lagi. Sudah jadi bagian keluarga menurut aku. Sejak awal kita menjaga kerjasama dan memiliki komitmen untuk bertumbuh bareng. Aku sendiri juga berusaha sekali menjaga reputasi aku dan reputasi brand yang mempercayai aku sebagai muse nya. Dan sejauh ini aku selalu mau tahu tentang produk produk Swan terbaru, sehingga aku pun paham dengan produk brand yang aku wakilkan. Aku pun sangat nyaman bekerjasama dengan mereka selama 5 tahun ini. Yang paling aku suka, seluruh tim yang bekerja di Swan selalu menjaga hubungan baik dengan semua orang termasuk aku atau pun customer mereka. Maka itu hingga saat ini Swan terus berkembang dan berkembang lebih besar lagi.

 

S : Menurut kamu, apa yang membedakan Swan Jewellery dengan produk atau perusahaan lain yang pernah kamu temui?

D : Seperti yang aku cerita sebelumnya, aku senang sekali mengetahui perhiasan Swan Jewellery mendapat pujian di toko Jewellery di luar negeri. Dengan produk yang bagus seperti itu, otomatis aku pun bangga sebagai ambassadornya. Dan hal itu mungkin hal yang cukup jarang aku temui.

 

 

S: Apa si koleksi perhiasan Swan Jewellery favorit kamu?

D : Sebenarnya rata-rata aku suka semuanya. Mulai dari Party collection, Glamour Collection, dan lainnya. Seperti salah satunya yang aku pakai di pernikahan aku, kalung yang aku pakai menjadi aksesoris di kepala, itu pun bagus sekali designnya. Sesuai dengan tagline mereka ‘design without limit”mereka memang terus berinovasi dan mengembangkan designnya dengan sangat baik.

 

 

S : Kedepannya, kira kira apa yang ingin kamu wujudkan dalam hidup kamu?

D : Kemarin aku juga baru selesai syuting film juga, film festival, dan aku dapat penghargaan sebagai best supporting actress di London. Mungkin selain mau kembali terlibat di film-film baru lagi, Aku ingin sekali punya perusahaan PR consultant. Karena sebenarnya aku juga mengambil jurusan Public Relation waktu kuliah dulu. Dan melihat majunya perkembangan social media dan digital marketing yang masuk kedalam salah satu ranahnya Public Relation, maka itu aku mau mencoba mengembangkan kemampuan aku di bidang itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *